Minggu, 06 Juli 2014

Diet dan Kanker


 Pasti semua pembaca ini akan tahu apa itu kanker, penyakit mematikan yang sudah membunuh jutaan manusia ini memang ditakuti oleh semua orang di penjuru dunia. Namun tau kah anda, meskipun mematikan , penyakit kanker merupakan penyakit yang dapat dicegah. Lalu dengan apa kita dapat mencegahnya? Pada dasar nya , kanker merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk kita sehari-hari. Seperti makan makanan yang memiliki sifat karsinogenik(penyebab kanker) terlalu sering atau pola tidur yang tidak sehat meskipun dapat dilawan oleh makanan yang mengandung zat antioksidan. Oleh karena itu, diet sehat dan kaya antioksidan adalah salah satu dari sekian banyak pencegahan kanker.
Prinsipnya , diet dilakukan dengan kombinasi dari membatasi dan menghindari makanan pemicu kanker atau karsinogenik dan memperbanyak makanan yang mampu melawan kanker. Rekomendasi diet untuk melawan kanker ini dipublikasikan journal of the American College of Nutrition. Dalam rekomendasi tersebut , dijelaskan enam poin pla makan yang mampu membantu mengurangi risiko kanker. Antara lain :

1    Makan lebih banyak buah dan sayuran , terutama sayuran hijau untuk mengurangi risiko kanker secara keseluruhan. Dr.Paul Talalay dan prof.dr.John dari Hopkins University menyebutkan , bahwa buah dan sayur mengandung senyawa protektif fitokimia antioksidan yang dapat melindungi tubuh kita dari kanker. 

2   Makan produk yang berbahan kedelai , seperti tempe tahu. Ini sangat efektif dalam mengurangi risiko dan kekambuhan kanker payudara.karena memiliki senyawa yang bersifat protektif. Juga kedelai ini dapat mengganti kan daging hewani sehingga akan mengurangi konsumsi lemak dan senyawa kimia lain yang dapat memicu penyakit jantung dan kanker.

3. Batasi atau hindari produk susu untuk mengurangi risiko kanker prostat. Banyak studi membuktikan hubungan produk susu dengan prostat, tetapi penyebabnya bisa jadi berasal dari kalsium dalam susu sendiri. Kendati demikian , studi lain menyebutkan , produk susu mampu menurunkan risiko kanker kolorektal. Karena itu , bila memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat , sebaiknya untuk membatasi konsumsi produk susu.

4.  Batasi dan hindari alkohol untuk mengurangi risiko kanker mulut, faring , laring , esofagus , kolon atau usus , rektum dan payudara. Penelitian menunjukan konsumsi 1(satu) gelas minuman beralkohol dalam seminggu dapat meningkatkan risiko kanker mulut, faring dan laring sebanyak 24%. Sedangkan mengonsumsi 2(dua) hingga 3(tiga) minuman beralkohol dalam seminggu dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sebanyak 21%.

5.  Hindari daging merah dan olahan untuk mengurangi risiko kanker kolo dan rektum. Studi Harvard Public Health mengungkapkan , konsumsi rutin daging merah dan olahan seperti sosis akan meningkatkan risiko kematian prematur.

6    Hindari daging yang dibakar , digoreng dan dipanggang untuk mengurangi risiko kanker kolon , rektum , payudara , prostat, ginjal dan pangkreas. Ini karena ketika daging dimasak secara dibakar , digoreng atau dipanggan , daging akan mengeluarkan senyawa karsinogenik atau pemicu kanker yang disebut senyawa heterosiklik.

Sekian paparan yang bisa saya sampaikan , penyakit kanker memang sangat mematikan karena hingga saat ini obat untuk pengobatan penyakit kanker pun belum ditemukan. Namun kendati demikian , penyakit kanker dapt dicegah. Pola hidup yang sehat merupakan kunci dari pencegahan penyakiy mematikan ini. Diatas telah saya paparkan beberapa hal yang dapat mengurangi risiko dari penyakit kanker tersebut , semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar