Minggu, 06 Juli 2014

Mafia Of Science Two


MOST  , itulah kami , keluarga besar IPA 2. Kami bukan siswa-siswi pintar yang selalu naik podium saat upacara , kami bukan siswa-siswi shaleh yang selalu ada di masjid , bukan siswa-siswi baik yang dikenal oleh guru-guru sampai kepala sekolah, juga bukan siswa-siswi tajir yang bisa  beli apa saja , kami hanya keluarga yang dipertemukan di suatu kelas di sebuah sekolah , SMANSA Sukabumi.
Kelas yang selalu membuat kami selalu kangen , kelas yang mempunyai banyak cerita. Itu lah kelas kami , kelas IPA 2. Jumlah siswa kelas IPA 2 yaitu 38(tiga puluh delapan) orang ditambah 1(satu) orang , terdiri dari 27(dua puluh tujuh) siswi dan 12(dua belas) siswa. Mari kita lihat , skema empat duduk IPA 2. 

Dimulai dari bangku yang paling kiri atas , disana ada Fanji Putra Pamungkas dan Chandra Pane si ucok . Mereka bukan pasangan serasi , terbukti dengan Fanji yang sering mengeluh dengan sifat Chandra yang bawel. Kemudian di sebelah kanannya bangku Fanji dengan Chandra , ada pasangan penggemar music Korea. Ngomongin tentang artis-artis korea memang sudah jadi favorit mereka. Nah , disebelahnya Silmy & Nadia , ada Salman si kocak dan Nurfauziah. Ini dia , sang pujaan hati , siapa lagi kalo bukan Nurfauziah Hadiati. Lucu , cantik , baik hati, tidak sombong , lengkap sudah.

Kita beralih ke arah kanan , ada mega si panjang nama dan yuke si pendiam. Tidak banyak yang bisa saya jelaskan tentang yuke , tapi yang saya tahu dia siswi yang rajin. Dan Raden Mega Indah Oktaviani Zulkarnaen , itu lah nama asli dari mega si panjang nama. Mari kita kembali lagi ke meja Fanji dan Chandra. Di belakang mereka ada saya sendiri , saya tidak tahu bagaimana harus menggambarkan diri saya sendiri tapi yang jelas , saya siswa IPA 2. Nah, disebelah saya ialah pencerita terbaik di kelas kami , Galih Nurhikmah. Sampai-sampai ketika guru menerangkan pun , ia  sering bercerita. Banyak hal yang bisa saya ceritakan tentang dia , tapi yang jelas mengenal dia sangat berkesan bagi saya. Meja jajaran kami emang penuh sesak dengan laki-laki , ada Robby si kribo dan Reinaldi alias atuk , kemudian Wafda alias gendut dan Faris , Hatta. Membuat meja jajaran kami adalah meja yang paling ribut di kelas , terutama di meja Fanji , Galih dan Robby. Namun ada satu pemanis di meja kami, ialah Octaviani si pintar. Selain pintar dia pun rajin , baik , shalehah namun sayang , dia galak. Yang saya ingat, dia pasti akan marah apabila ada yang bersendawa di dekatnya. Tak jarang salman jadi sasaran pukulan Octa.

Kita beralih ke kanan meja Hatta dan Faris, ialah Nu’man , siswa paling soleh di IPA 2. Dan di sebelahnya Nu’man , Embar si bersin keras. Kadang saya heran , kenapa dia bisa sekeras itu kalau bersin, tapi mungkin itu karena dia paskibraka. Di depan mereka , aida dan resna , tak banyak yang bisa saya jelaskan tapi yang saya tahu mereka berdua siswi-siswi yang baik. Kemudian selanjutnya , sandra dan syarah berada di depan Aida dan Resna. Nah kalau Sandra , cewe yang sedikit “gila”. Banyak cerita tentang dia bersama kami IPA 2 , tapi yang jelas senang apabila kita sudah kenal dekat dengan nya. Dia ditemani , teman sewaktu SMP nya , yaitu Syarah. Ada satu hal yang saya ingat dari dia, suara yang keras syarah yang selalu jadi cemoohan siswa-siswa IPA 2 , mewarnai jalannya hari di kelas IPA 2. Dan di depan mereka , juga sahabat mereka semua dan juga keluarga kami di IPA 2. Regita si hitam manis dan Annisa Tamara. 

Jika kita bergerak ke meja jajaran Salman kebelakang , kita akan menemui geng “Bringka” Bring kadie bring kaditu , begitu lah mereka sebut geng mereka. Dimulai dari Astri dan Silvani , yang berada di belakang Salman dan Nurfauziah , diikuti oleh Elma alias kokom dan Rias alias Edi, dan juga Amelia dan Fujie mengikuti dibelakang serta Erdha yang duduk dengan Mellysa. Lucu memang , mengingat mereka adalah wanita , namun begitulah adanya. Dan meja jajaran mereka paling belakang , adalah Annisa karisma alias bundo dan Intan si anak baru. 

Tidak banyak yang bisa saya jelaskan tentang bangku paling kanan , yaitu depan meja guru dan sebelah kanan meja-meja para “Bringka” namun yang jelas mereka pun keluarga kami, dimulai dari depan ada Mega dan Yuke , kemudian ada Gian dan Isti dibelakangnya dan diikuti oleh Nia si eksotis dan Tiara yang tidak langsing. Di belakang mereka , merupakan sahabat saya . dia adalah teman saya dari kelas satu , ialah Mellysa Putri Fereva si Cantik dan teman sebangkunya Erdha. Dan terakhir Badzlina Kamil Falah, banyak cerita dengan dia . tapi yang saya ingat adalah ketika saya dipukul olehnya , dan jerawat di pipi kanan dia yang tidak pernah hilang.

Itulah sedikit keluarga kecil saya bersama IPA 2 , Mafia Of Science Two. Kami sekarang sudah berpisah cukup lama , setahun sudah kami berpisah. Kenangan-kenangan manis di dalam nya terus kami ingat sampai sekarang , meskipun kami memiliki teman-teman baru di tempat kami sekarang. Banyak hal yang saya pelajari dari mereka , meskipun kami semua memiliki banyak kekurangan yang tidak bisa kami tutupi. Memori yang indah dan selalu berkesan , akan selalu berada dalam diri saya dan kelak , apabila saya menceritakan tentang mereka , akan saya cerita kan bahwa mereka adalah hidup saya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar