MOST , itulah kami ,
keluarga besar IPA 2. Kami bukan siswa-siswi pintar yang selalu naik podium
saat upacara , kami bukan siswa-siswi shaleh yang selalu ada di masjid , bukan
siswa-siswi baik yang dikenal oleh guru-guru sampai kepala sekolah, juga bukan
siswa-siswi tajir yang bisa beli apa
saja , kami hanya keluarga yang dipertemukan di suatu kelas di sebuah sekolah ,
SMANSA Sukabumi.
Kelas yang selalu membuat kami selalu kangen , kelas yang
mempunyai banyak cerita. Itu lah kelas kami , kelas IPA 2. Jumlah siswa kelas
IPA 2 yaitu 38(tiga puluh delapan) orang ditambah 1(satu) orang , terdiri dari
27(dua puluh tujuh) siswi dan 12(dua belas) siswa. Mari kita lihat , skema
empat duduk IPA 2.
Dimulai dari bangku yang paling
kiri atas , disana ada Fanji Putra Pamungkas dan Chandra Pane si ucok . Mereka
bukan pasangan serasi , terbukti dengan Fanji yang sering mengeluh dengan sifat
Chandra yang bawel. Kemudian di sebelah kanannya bangku Fanji dengan Chandra ,
ada pasangan penggemar music Korea. Ngomongin tentang artis-artis korea memang
sudah jadi favorit mereka. Nah , disebelahnya Silmy & Nadia , ada Salman si
kocak dan Nurfauziah. Ini dia , sang pujaan hati , siapa lagi kalo bukan
Nurfauziah Hadiati. Lucu , cantik , baik hati, tidak sombong , lengkap sudah.
Kita beralih ke arah kanan , ada
mega si panjang nama dan yuke si pendiam. Tidak banyak yang bisa saya jelaskan
tentang yuke , tapi yang saya tahu dia siswi yang rajin. Dan Raden Mega Indah
Oktaviani Zulkarnaen , itu lah nama asli dari mega si panjang nama. Mari kita kembali
lagi ke meja Fanji dan Chandra. Di belakang mereka ada saya sendiri , saya
tidak tahu bagaimana harus menggambarkan diri saya sendiri tapi yang jelas ,
saya siswa IPA 2. Nah, disebelah saya ialah pencerita terbaik di kelas kami ,
Galih Nurhikmah. Sampai-sampai ketika guru menerangkan pun , ia sering bercerita. Banyak hal yang bisa saya
ceritakan tentang dia , tapi yang jelas mengenal dia sangat berkesan bagi saya.
Meja jajaran kami emang penuh sesak dengan laki-laki , ada Robby si kribo dan
Reinaldi alias atuk , kemudian Wafda alias gendut dan Faris , Hatta. Membuat
meja jajaran kami adalah meja yang paling ribut di kelas , terutama di meja
Fanji , Galih dan Robby. Namun ada satu pemanis di meja kami, ialah Octaviani
si pintar. Selain pintar dia pun rajin , baik , shalehah namun sayang , dia
galak. Yang saya ingat, dia pasti akan marah apabila ada yang bersendawa di
dekatnya. Tak jarang salman jadi sasaran pukulan Octa.
Kita beralih ke kanan meja Hatta
dan Faris, ialah Nu’man , siswa paling soleh di IPA 2. Dan di sebelahnya Nu’man
, Embar si bersin keras. Kadang saya heran , kenapa dia bisa sekeras itu kalau
bersin, tapi mungkin itu karena dia paskibraka. Di depan mereka , aida dan
resna , tak banyak yang bisa saya jelaskan tapi yang saya tahu mereka berdua
siswi-siswi yang baik. Kemudian selanjutnya , sandra dan syarah berada di depan
Aida dan Resna. Nah kalau Sandra , cewe yang sedikit “gila”. Banyak cerita
tentang dia bersama kami IPA 2 , tapi yang jelas senang apabila kita sudah
kenal dekat dengan nya. Dia ditemani , teman sewaktu SMP nya , yaitu Syarah.
Ada satu hal yang saya ingat dari dia, suara yang keras syarah yang selalu jadi
cemoohan siswa-siswa IPA 2 , mewarnai jalannya hari di kelas IPA 2. Dan di
depan mereka , juga sahabat mereka semua dan juga keluarga kami di IPA 2.
Regita si hitam manis dan Annisa Tamara.
Jika kita bergerak ke meja jajaran
Salman kebelakang , kita akan menemui geng “Bringka” Bring kadie bring kaditu ,
begitu lah mereka sebut geng mereka. Dimulai dari Astri dan Silvani , yang
berada di belakang Salman dan Nurfauziah , diikuti oleh Elma alias kokom dan
Rias alias Edi, dan juga Amelia dan Fujie mengikuti dibelakang serta Erdha yang
duduk dengan Mellysa. Lucu memang , mengingat mereka adalah wanita , namun
begitulah adanya. Dan meja jajaran mereka paling belakang , adalah Annisa
karisma alias bundo dan Intan si anak baru.
Tidak banyak yang bisa saya
jelaskan tentang bangku paling kanan , yaitu depan meja guru dan sebelah kanan
meja-meja para “Bringka” namun yang jelas mereka pun keluarga kami, dimulai
dari depan ada Mega dan Yuke , kemudian ada Gian dan Isti dibelakangnya dan
diikuti oleh Nia si eksotis dan Tiara yang tidak langsing. Di belakang mereka ,
merupakan sahabat saya . dia adalah teman saya dari kelas satu , ialah Mellysa
Putri Fereva si Cantik dan teman sebangkunya Erdha. Dan terakhir Badzlina Kamil
Falah, banyak cerita dengan dia . tapi yang saya ingat adalah ketika saya
dipukul olehnya , dan jerawat di pipi kanan dia yang tidak pernah hilang.
Itulah sedikit keluarga kecil saya
bersama IPA 2 , Mafia Of Science Two. Kami sekarang sudah berpisah cukup lama ,
setahun sudah kami berpisah. Kenangan-kenangan manis di dalam nya terus kami
ingat sampai sekarang , meskipun kami memiliki teman-teman baru di tempat kami
sekarang. Banyak hal yang saya pelajari dari mereka , meskipun kami semua
memiliki banyak kekurangan yang tidak bisa kami tutupi. Memori yang indah dan
selalu berkesan , akan selalu berada dalam diri saya dan kelak , apabila saya
menceritakan tentang mereka , akan saya cerita kan bahwa mereka adalah hidup
saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar